majalahteknikkonstruksi.com – New Delhi 12-13 September 2026

*Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability (BRICS) 2026 *
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 , yang digelar di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, mulai 12 September 2026 hingga 13 September 2026. Kehadiran Presiden Prabowo dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala Negara ke India untuk memperkuat peran Indonesia, dalam mendorong kerjasama multilateral dan membangun kemitraan strategis di tengah dinamika global.
Presiden Prabowo menuju lokasi utama penyelenggaraan KTT dan disambut secara langsung oleh Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku Ketua BRICS tahun 2026. Selanjutnya, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara bergerak menuju Summit Hall, untuk mengikuti sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”.
Turut mendampingi Presiden RI dalam KTT BRICS 2026 yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto , dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pada hari pertama KTT, Presiden Prabowo berpartisipasi dalam sesi khusus bagi negara anggota BRICS dengan tema “Inclu-sive Global Governance and Strengthening Multilateralism.” Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pandangan Indonesia mengenai pentingnya membangun ketahanan sebagai fondasi, dalam menghadapi berbagai tantangan global. Ketahanan perlu dibangun secara berjenjang, dimulai dari tingkat nasional, diperkuat melalui kerjasama regional, dan selanjutnya dikembangkan menjadi ketahanan kolektif di tingkat global.
Presiden Prabowo menegaskan, pentingnya kekuatan kolektif BRICS untuk memperkuat tata kelola global, menjamin ketahanan pangan dan energi, serta menciptakan peluang pembangunan. “BRICS mewakili setengah umat manusia dan bagian yang besar, dari perekonomian dan perdagangan global. BRICS menyatukan pasar-pasar terbesar dan para produsen energi utama di dunia. Hal ini menciptakan kekuatan kolektif yang sangat besar,” ujar Presiden Prabowo.
Pesiden Prabowo Subianto juga mengikuti rangkaian hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 ini, dengan menghadiri sesi pertemuan yang mengangkat tema pembahasan “Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability: Shaping the Future for Inclusive Global Growth”. Sesi pertemuan ini berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India. Pertemuan tersebut, menjadi bagian dari rangkaian pembahasan para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan masa depan pertumbuhan ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan.
[] ari.
