majalahteknikkonstruksi.com – Kalimantan Timur 18 Desember 2025

*Modernitas Jalan Kawasan West Residence IKN*
Kontraktor Pelaksana PT. PP-MWT-SBS, KSO.

Proyek pembangunan Jalan Kawasan West Residence, di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, menjadi wujud infrastruktur modern dan berkelanjutan. Jalan Kawasan West Residence yang modern ini, akan mendukung pertumbuhan dan kemajuan kota baru secara keseluruhan. PT. PP-MWT-SBS, KSO mulai terlibat secara resmi sebagai pelaksana konstruksi Pembangunan Jalan di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan : Peningkatan Jalan Kawasan West Residence di Ibu Kota Nusantara sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 29 Juli tahun 2024. Proyek ini dilaksanakan di bawah sistem kontrak satuan harga (unit price) yang mengacu pada Bill of Quantity (BoQ) dan spesifikasi teknis yang telah disepakati. Adapun nilai kontrak yang dipercayakan kepada PT. PP-MWT-SBS, KSO., dalam pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Kawasan West Residence, mencapai kurang lebih Rp 1,3 triliun.

Project Manager untuk Pembangunan Jalan Kawasan West Residence IKN,Tubagus Kamaludin menjelaskan, lingkup pekerjaan yang ditangani oleh PT.PP-MWT-SBS, KSO pada proyek ini, meliputi pekerjaan cut and fill atau timbunan dan galian tanah, pekerjaan perkerasan jalan yang terdiri dari lapisan agregat hingga rigid pavement, pekerjaan struktur Multi Utility Tunnel /MUT, serta sistem drainase permukaan.

Tahapan pelaksanaan konstruksi dimulai dari kegiatan mobilisasi dan persiapan lahan, dilanjutkan dengan pekerjaan clearing and grubbing, cut and fill, perkerasan agregat, pekerjaan struktur, pemasangan geotexstile, pembuatan lean concrete, hingga pekerjaan rigid pavement menggunakan alat konstruksi modern slipform paver. PM Tubagus Kamaludin menerangkan, sejumlah inovasi diterapkan di proyek pembangunan Jalan Kawasan West Residence IKN ini. Diantaranya, optimalisasi jalur logistik untuk menghindari konflik dengan traffic pekerjaan pembangunan lain di sekitar kawasan IKN, penggunaan alat konstruksi modern DIRWALL (dinding penahan tanah sementara portabel), serta pemanfaatan teknologi monitoring digital untuk percepatan pelaporan progres harian dan kendala lapangan.
Dalam proses pembangunan Jalan Kawasan West Residence IKN ini pun, tak lepas dari kendala yang harus di hadapi. Kendala aspek teknis, seperti kondisi tanah dasar yang tidak seragam dan memerlukan perlakuan khusus. Serta, aspek non teknis seperti cuaca ekstrem dan koordinasi dengan persil dan paket pekerjaan proyek lain di kawasan IKN. Untuk itu, PT.PP-MWT-SBS, KSO melakukan penyesuaian metode kerja, seperti penguatan tanah dasar menggunakan geotextile dan soil improvement, serta mengatur ulang jadwal kerja pada saat terjadi cuaca buruk.
Koordinasi intensif dengan otoritas kawasan juga dilakukan, guna mengelola interkoneksi antar proyek di area yang sama. Agar tetap on the track seperti skejul yang ditetapkan, PT.PP-MWT-SBS, KSO dalam proyek ini menerapkan sistem kerja berbasis siklus harian dan mingguan, dengan pemantauan ketat melalui weekly coordination meeting dan evaluasi rutin. Pola kerja dibentuk secara shift pada pekerjaan tertentu, khususnya pekerjaan beton dan penghamparan jalan, guna mempercepat penyelesaian tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keselamatan kerja.
Pada puncak pelaksanaan konstruksi (phase peak), proyek ini melibatkan kurang lebih 400 tenaga kerja, yang terdiri dari personel manajemen proyek, tenaga teknis, pekerja subkontraktor, serta pekerja lapangan. Terdapat sekitar 10 subkontraktor yang terlibat, yang masing-masing menangani pekerjaan spesifik. Untuk volume material utama, yang terserap selama pelaksanaan proyek, antara lain lebih dari 21.000 m³ beton ready mix, sekitar 1.100 ton besi beton, serta ribuan meter kubik material agregat kelas A dan B untuk pekerjaan fondasi jalan. Dengan memperbaiki aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah, dari Proyek “WR” ini, akan membuka kesempatan baru bagi investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar. Keberadaan infrastruktur jalan yang memadai menjadikan kawasan ini, lebih menarik bagi investor dan pengembang yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan dan kemajuan kota secara keseluruhan. [] HS.
Baca juga :
Ruas Strategis Tol Akses Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Menuju Fungsional – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.
Proyek Pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3B-2: Segmen KKT Kariangau – Sp.Tempadung, WIKA-WASKITA-JAKON-PP, KSO.
