majalahteknikkonstruksi.com – Jakarta 18 November 2025
*Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan*
*Pelaksanaan Proyek Paket 2A*

Project Manager (PM) Proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan Paket 2A, WIKA-PP-KMK-HKI, KSO, Aprianto Donny Indrawan menjelaskan, bahwa Kontraktor pelaksana WIKA-PP-KMK-HKI, KSO secara resmi mulai terlibat dalam pelaksanaan konstruksi Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 2A, sejak ditandatanganinya kontrak kerja pada 28 Agustus 2023 dengan PT Jasamarga Japek Selatan selaku pemilik proyek.

Adapun untuk paket pekerjaan pada Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A, lingkup pekerjaan yang ditandatangani oleh kontraktor WIKA–PP–KMK–HKI, KSO., mencakup seluruh aspek utama pembangunan jalan tol, antara lain: a).Pekerjaan Highway, meliputi pekerjaan tanah (earth-work), perkerasan jalan (rigid pavement maupun flexible pavement), dan fasilitas jalan tol. Berikutnya, b).Pekerjaan Drainase mencakup pembangunan saluran terbuka maupun tertutup, gorong-gorong, serta sistem pengendali banjir agar jalan tol tetap berfungsi optimal pada musim hujan. c). Pekerjaan Struktur, meliputi pembangunan jembatan, overpass, underpass, box culvert, dan struktur penunjang lainnya. d).Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing / MEP, yang mendukung fungsi operasional jalan tol, termasuk penerangan jalan umum, sistem utilitas, serta instalasi peralatan penunjang operasional tol.

Adapun spesifikasi umum proyek, untuk seluruh pekerjaan mengacu pada Standar Nasional maupun Internasional yang berlaku, diantaranya : a).Spesifikasi Umum untuk Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Tahun 2020. b). SNI 1725 : 2016, tentang Beban Minimum untuk Perencanaan Jembatan. c). SNI 1727 : 2020 tentang Beban Minimum Bangunan Gedung dan Struktur lain. d). Standar AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), yang menjadi acuan teknis dalam desain dan pelaksanaan infrastruktur jalan dan jembatan. e).Serta spesifikasi umum dan teknis lain, yang ditetapkan oleh instansi berwenang dan pemilik proyek.
Sistem kontrak yang digunakan pada Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A adalah jenis kontrak Unit Price, dengan mekanisme penagihan melalui monthly certificate. Sehingga, pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai progres pekerjaan yang telah disetujui. Adapun nilai kontrak awal untuk KSO WIKA–PP–KMK–HKI pada paket pekerjaan ini adalah Rp 3.602.624.584.118 di luar PPN.
“Tahapan pekerjaan di Paket 2A, dimulai dari pengujian kondisi tanah (borlog dan sondir) untuk memastikan data aktual di lapangan. Selanjutnya, dilakukan review desain Detail Engineering Design (DED), kemudian dituangkan ke dalam shop drawing. Setelah shop drawing dan metode kerja disetujui, kontraktor menyusun JSA (Job Safety Analysis), serta metode pelaksanaan sebagai acuan produksi di lapangan sebelum pekerjaan dimulai,” jelas Aprianto Donny Indrawan. Adapun jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 1.221 orang, pada fase pelaksanaan proyek.
Jumlah tersebut sudah termasuk pegawai dari WIKA–PP–KMK–HKI, KSO, pekerja lapangan, mandor, subkontraktor, vendor, serta tim 5R.
Agar pengelolaan tenaga kerja dapat berjalan efektif, di Proyek Jalan Tol Japek Selatan dilakukan pembagian area kerja menjadi 5 zona utama dan 1 office area. “Disamping itu, setiap pagi sebelum pekerjaan dimulai, diadakan koordinasi rutin melalui Tool Box Meeting (TBM). Dalam forum ini disampaikan, antara lain : Rencana kerja harian pada masing-masing zona, juga target produksi dan capaian yang diharapkan, serta identifikasi potensi kendala dan rencana mitigasinya. Dengan sistem koordinasi tersebut, seluruh tenaga kerja dapat bekerja selaras, komunikasi antar zona tetap terjaga, serta keselamatan dan produktivitas proyek bisa lebih optimal,” tandasnya. []US.
Baca juga :
Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan – PT Jasamarga Japek Selatan
Kontraktor Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan Paket 2B ADHI-ACSET KSO.
