majalahteknikkonstruksi.com – Kabupaten Probolinggo 25 Agustus 2025


*Pelaksanaan Paket I*
Pelaksanaan Paket I dipercayakan pada PT Adhi Karya (Persero) Tbk – PT Brantas Abipraya (Persero) – PT Marga Konstruksi Nusantara (KSO). Sedangkan pengawasan dilakukan oleh Konsultan Supervisi dari PT Virama Karya (Persero).
Kualitas konstruksi, estetika, dan keberlanjutan lingkungan menjadi perhatian penting dalam Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi ini. Pelaksanaan Paket I ; STA -3+881 / KM 39+875 – 09+000/ KM 52+756, dari Ruas Gending – Kraksaan sepanjang 12,9 km. Kegiatan konstruksi dimulai sejak 2023 lalu, berdasar nomor dan tanggal Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) : DU.PP. 02.01.057 – 09 Februari 2023. Sistem Kontraknya adalah Gabungan Lumpsum dan Harga Satuan, dengan sistem pembayaran monthly certifacate (MC).

Project Manager (PM) untuk Paket I, Kusno Erianto menjelaskan, lingkup pekerjaan jalan dan jembatan Paket I mencakup: Pekerjaan tanah, drainase, lapis pondasi agregat (subbase), perkerasan rigid dan aspalt, dan pekerjaan lain-lain, termasuk pasangan batu, guadrail, concrete barier, marka, dan tanaman, rambu, pagar ROW. Juga pekerjaan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga fasilitas tol dan kantor gerbang tol.
Dengan tahapan dan metode kerja antara lain : Perbaikan tanah / replacement, timbunan common borrow, pemasangan geotekstile stabilisator, lapis separator / capping layer, drainase layer, lean concrete dan perkerasan beton semen. Juga pekerjaan rambu, marka jalan, guadrail, concrete barrier, tanaman dan rumput, maupun saluran samping. Untuk Pekerjaan Timbunan dibagi beberapa zona, dengan setiap zona memiliki panjang tertentu sesuai dengan kapasitas produksi setiap subkontraktor. Quarry tempat pengambilan material timbunan, diusahakan sedekat mungkin dengan site lokasi penimbunan. Angkutan material yang digunakan, diusahakan dengan kapasitas yang cukup besar.
PM Kusno menjelaskan, perlunya dilakukan percepatan-percepatan di Ruas Gending – Kraksaan ini. Diterapkannya penambahan jam kerja, tenaga lokal dan tenaga non lokal. Penambahan alat kerja, penggunaan material precast pada pekerjaan tertentu. Pada pekerjaan beton perlu meningkatkan mutu beton, agar pekerjaan berikutnya bisa segera dimulai. Tak terkecuali pekerjaan administrasi, dengan proses administrasi perijinan sebelum dimulainya suatu pekerjaan ke owner, ataupun jika terdapat perubahan. Untuk traffic, menempatkan flagman di lokasi yang rawan macet, serta pengaturan rute angkutan material supaya tidak melewati satu jalan akses. “Angkutan material yang digunakan, diusahakan dengan kapasitas yang cukup besar, agar efisien dalam mobilitas,” ujarnya. [] Zan/US.
Baca juga :
Pembangunan Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi
Baca juga :
Kontraktor PP-Waskita-Wika(JO) Pelaksana Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket III
